Kepemimpinan yang Hilang di Balik Kata "Diskusi"
Ketika Diskusi Terasa Lucu, Tapi Menyisakan Sunyi Ada momen-momen tertentu di dunia kerja yang membuat kita tersenyum kecil, bukan karena bahagia, melainkan karena merasa ada sesuatu yang ganjil. Sebuah proyek penting untuk birokrat pemerintahan, tenggat waktu jelas, rantai pasok lintas negara yang sudah bisa diprediksi risikonya, dan instruksi dari pemilik usaha yang terang-benderang. Namun justru pada titik krusial itu, keputusan tidak kunjung lahir. Yang ada hanyalah diskusi berputar, pertanyaan yang dilempar ke bawah, dan rasa gamang yang menggantung di udara. Lucu? Ya. Sehat? Belum tentu. Dalam banyak organisasi, kata “diskusi” sering terdengar mulia. Ia memberi kesan keterbukaan, partisipasi, dan kebersamaan. Namun, tidak jarang kata yang sama menjadi selimut halus untuk menutupi kekosongan kepemimpinan. Diskusi berlangsung, rapat diadakan, notulen dicatat, tetapi keputusan tetap tak bertuan. Di situlah kita mulai menyadari bahwa tidak semua diskusi lahir dari niat kola...