Hidup Tak untuk Uang, Tapi Butuh Uang
Ada satu masa di mana semua terasa cukup berat. Uang gajian belum seberapa masuk, tapi kebutuhan sudah lebih dulu datang bertubi-tubi. Anak butuh bayar LKS , isi ulang Gopay buat keperluan sekolah, beli bensin, iuran lingkungan, atau bahkan sekadar belanja kebutuhan pokok yang sudah benar-benar habis. Dalam situasi seperti itu, komunikasi di rumah bisa jadi panas. Bukan karena tidak saling sayang, tapi karena sama-sama lelah. Kadang pertanyaan sederhana bisa dibalas dengan nada tinggi. Kadang kalimat yang sebenarnya minta tolong terdengar seperti menyalahkan. Tapi justru dari situ, tampak sebuah relasi yang sebenarnya sudah teruji : yang satu bisa marah, yang lain tetap mengalah; dan pada akhirnya tetap memilih menolong. Uang Bukan Segalanya, Tapi Segalanya Butuh Uang Ada ungkapan klise yang sering kita dengar : "Uang bukan segalanya." Tapi makin ke sini, makin terasa bahwa meski bukan segalanya, uang adalah salah satu prasyarat untuk bisa menjalani “segala hal...