Menjaga Batas di Dunia Kerja yang Terlalu Akrab
Keletihan yang Tidak Selalu Bernama Lelah Ada masa ketika seseorang pulang kerja tanpa luka fisik, tanpa tekanan tenggat yang nyata, namun tetap merasa lelah dengan cara yang sulit dijelaskan. Tubuh masih sanggup bergerak, pikiran masih mampu berpikir, tetapi ada bagian dalam diri yang terasa aus. Bukan karena volume pekerjaan semata, melainkan karena pekerjaan itu hadir tanpa kejelasan batas. Keletihan semacam ini tidak berisik. Ia tidak menjerit. Ia hanya menetap diam, lalu perlahan menggerogoti semangat. Kita tetap bekerja, tetap menyelesaikan tugas, tetap terlihat “baik-baik saja”. Namun di balik itu, ada sesuatu yang mulai mengendur: rasa memiliki, rasa bangga, dan pada akhirnya rasa hormat terhadap diri sendiri. Di dunia kerja modern, kelelahan sering disederhanakan menjadi soal manajemen waktu atau beban kerja. Padahal, ada jenis kelelahan yang jauh lebih sunyi—kelelahan karena terlalu sering berkata “iya” pada hal-hal yang tidak pernah benar-benar kita sepakati. “Bukan ke...